Rindu Itu - Cahaya Venus perlahan menyisir kabut di ujung dermaga. Temui caraka Raja Kerinduan; kunang-kunang. Kerlap tubuhnya temaram disela-sela kepak sayap. Jadikan ia membubung di tepi danau, melawan prajurit tanpa bayangan; angin malam. satu pesan dibawanya " jejak tapakku masih tertinggal dalam siluet matahari". Oh rembulan...akankah sinar wajahmu rela menjadi jembatan ke ujung dunia?

25 Mei 2009

Arah Sejarah

Link ke posting ini
Ialah
Telah bersusah payah
Membelah resah
Menggugah payah
Memecah gundah
Menuai celah berkah


Adalah
Langkah penjelajah
Tinggalkan rumah
Lewati timbunan gabah
Lincah melawan arah sejarah
Menambah sedekah


Apatah
Amarah sudah mengalah-lemah
Pada buncah yang memerah
Antara desah yang tercurah
Di tepi sawah
Demi setumpuk upah


Ya Allah
Ampuni tiap ulah
Peredup cerah
Sang madrasah

Ayah

04 Mei 2009

Begitu ...

Link ke posting ini
Cantik
Apakah kau mencinta musik
Yang berbisik
Dari dedaunan yang menghijau unik
Oleh cinta matahari yang terik
Oleh segarnya air yang gemericik
Diiringi kicauan burung yang menarik,
Tarian ilalang yang asyik.
Begitu unik dan fantastik

Ayu
Apakah kau mencinta lagu
Yang mendayu
Dari bunga-bunga mimpi yang berpadu
Oleh dzikir dan doa yang mengadu
Oleh harap dan cemas yang menyatu
Diiringi raut dua mata yang sendu,
Senyuman bibir yang merindu.
Begitu merdu dan syahdu

Penghuni surga
Apakah kau mencinta jiwa
Yang sederhana
Dari dunia yang kian menua
Oleh bayang waktu yang merana
Oleh cinta dan angkara manusia
Diiringi bujuk rayu yang menggoda,
Nyanyian jiwa yang terlena.
Begitu membara dan mesra